Jumat, 06 Juli 2012

Kepergian Kakek



“Kring…kring…kring…” telpon rumahku berdering.
Aku berfikir bahwa yang menelponku pagi-pagi itu adalah Rifky,ternyata itu bukan Rifky melainkan itu adalah telpon dari Bude Ratih.Dengan tidak sengaja aku mendengar percakapan mereka di telfon ternyata Bude Ratih menyuruh Ayah segera pulang ke Madiun karena kondisi kakek sekarang sangat kronis dan belum siuman selama semiggu.Aku kaget sekali mendengar berita itu…hatiku-pun pilu dan sedih mendengar berita tersebut “aku takut kehilangan Kakek.” ujar ku dalam hati dengan perasaan pilu dan sedih.
Setelah itu akupun lekas pergi mandi,setelah selesai mandi aku mendengar lagi suara telfon berdering aku fikir itu telfon dari Nur ternyata itu telfon dari orang lain akupun segera pakai baju karena aku akan pergi sekolah selagi aku bersolek aku mendengar suara tangis ibu di bawah setelah menggangkat telfon itu.Disitu fikiranku-pun jadi semrawut “apa mungkin Kakek meninggal?” hati kecilku-pun mengatakan begitu
“aduh…apa yang aku fikirkan,aku tak boleh berfikiran negative seperti ini” ujar hati kecilku lagi.
Suasana rumahpun menjadi sepi ketika aku hendak kebawah aku melihat ada motor yang sedang menuju ke rumahku setelah aku lihat dengan jelas ternyata itu adalah tetanggaku yang akan mengantarkan Ibu ke ATM ”mengapa ibu pergi ke ATM pagi-pagi sekali?”
Setelah kejadian itu firasatku semakin kuat mengatakan bahwa Kakek telah tiada “astagfirulloh ya Allah apa yang kufikirkan ini??aku tak mau kehilangan dulu Kakek ya Allah karena aku belum bertemu Kakek setahun,ya Allah jangan sampai firasatku benar bahwa Kakek telah……” akupun cepat turun ke bawah untuk menanyakan kepastian ke pada Ayahku.Ternyata Ibu memang pergi ke ATM “apa mungkin Ibu pergi ke ATM untuk mengambil uang untuk Ayah nanti pulang ke Madiun?” hatiku terus bertanya-tanya.
Sambil menunggu Ayah selesai mandi aku menyetrika baju sekolah dulu ketika aku akan menyolokan setrika Ayahpun keluar dari kamar mandi dan memberitahuku bahwa……Kakek telah tiada
“trak…” suara setrika yang jatuh dari gengamanku
“ya Allah apa yang aku dengar ini benar-benar kenyataan?apa iya Kakek telah pergi?berarti firasatku memang benar dari tadi?mengapa ini harus terjadi secepat ini ya Allah?” hati kecilku berkata.
Akupun lekas duduk di karpet dengan badan yang lemas yang tak berdaya yang merasakan kehilangan nyawanya sebentar lagi
“sabar kak,mungkin ini sudah takdir kita harus merelakan Kakek pergi”ujar ayah,aku tak bisa berkata apa-apa lagi aku hanya bisa menangis..menangis..dan terus menangis..aku masih tak percaya apa yang Ayahku katakan tadi.Aku menyesal sekali bahwa tadi aku telah berfikir yang tidak-tidak tetang Kakek,aku merasa sangat bersalah sekali,aku merasa akulah yang menyababkan Kakek pergi dari dunia ini.Akupun berusaha untuk menenangkan diri,sedikit demi sedikit persaaankupun tenang kembali aku segera berpakaian sekolah karena aku belum makan.”Assalamualaikum…” cetus orang yang masuk

1
“Wa’alaikum sallam…” jawabku,
akupun bergegas membukakan pintu dan ternyata itu Ibu
“darimana,Bu?” tanyaku
“dari ATM” jawab Ibu dengan berjalan tergesah-gesah,
”Yah,cepet udah minta izin ke pabrik belum?” Tanya Ibu
“iya Bu,ini juga mau berangkat” jawab Ayah
“Yah,kalau boleh Ibu tolong mintain izin ke Pak Yanto.”pinta Ibu
“iya,semoga aja di’izinin,do’ain aja iya Bu” jawab Ayah tenang
“iya Yah..” jawab ibu kembali dengan penuh harapan.
Sambil menunggu ayah pulang aku mengerjakan pr di dapur karena aku ingat bahwa ada pr yang belum aku kerjakan,aku memaksa Ibu untuk memperbolehkan aku ikut ke Madiun karena hanya dalam rangka terakhir inilah aku bisa melihat wajah kakek untuk terakhir kalinya
“Kak,kakak teh udah kelas tiga sebentar lagi mau ujian.” sahut Ibu
“iya Kakak juga tahu,tapi Kakak pingin kesana Bu..??please Bu…iya Bu iya???”
“iya udah gimana entar aja kita nunggu Ayah dulu”
”Trek…” suara pintu rumah terbuka
“itu Ayah….” sahut Amel dan Shinta
“Yah,gimana Ibu di izinin enngak?” Tanya Ibu dengan gugup
“iya boleh Bu…cepet semuanya genti baju kita pegi sekarang “ perintah Ayah dengan penuh semangat.
Akupun bergegas ganti baju “Ka Feby…Assalamualaikum…” siapa itu?? Hatiku bertanya-tanya oh….pasti itu Yudha “ aku segera keluar
“Ka feby hayu mau berangkat bareng enggak?” ajak Yudha
“oh…Yudha sok brangkat duluan aja Ka Feby mah engggak akan sekolah,Kakek Ka Feby meninggal di Jatim sekarang Ka Feby mau kesana.”
“oh iya udah atuh dadah Ka Feby…” sahut Yudha mengucapkan selamat tingal.
Akupun segera lari ke atas untuk ganti baju dengan tergesa-gesa dan perasaan tegang aku asal mengambil baju,terdengar Ayah berteriak “Kak…cepet udah belum??cepet mau berangkat nih…”
“iya,Yah sebentar lagi ini juga lagi ngambil baju”
“cepet Ka…” teriak Ayah
Akupun bergegas kebawah hanya 2 setel baju yang dapat ku bawa karena aku sangat tergesa-gesa sekali.
”hayu cepet ,semuanya udah lengkapkan?” Tanya Ayah
“udah Yah,hayu cepet Yah kita ngejar waktu,sekarangkan hari Jum’at…hayu cepet udalah”

2
kami segera masuk kedalam mobil ketika hendak berangkat ada 2orang tetangga kami ingin ikut,ya sudah jadi mau tidak mau kami membawa mereka walaupun harus pas-pasan banyakkan 9 orang naik mobil daihatshu xenia???Banyangkan….dengan kecepatan 180 km/jam A’Eko mengendarai mobil itu,ukh….gila cepet baget…
”udah tenang semuanya jangan panik kitakan ngejar waktu” tegas A’Eko
Semua terdiam dan hanya bisa berdo’a agar kami sampai kesana tidak malam hari tapi itu semua mustahil bagiku.Dengan keadaan perut kosong kami pergi,ketika di jalan Ayah,Amel,Ibu,dan Shinta mabuk dan mau tidak mau kami harus berhenti di wc.umum tak berapalama kemudian kami segera melanjutkan perjalanan kembali,tak lama kemudian kami berhenti di alfamart untuk membeli makanan untuk bekal di perjalanan.
Selama di perjalanan aku meminum pocari sweat 8 botol dan kami pun berhenti kembali untuk makan siang,padahal breakfast pun aku belum he…semua makan dengan lahapnya,setelah kami melanjutkan perjalanan,jam menunjukan pukul 12.00 ini tanda bahwa saatnya kaum laki-laki untuk menunaikan ibadah sholat Jum’atan,kamipun mencari masjid warga terdekat yang berada di pinggir jalan.Setelah selesai sholat kami melanjutkan perjalan,ketika di perjalan kami terjebak macet di daerah Yogya karena aku tahu disana banyak sekali lampu lalu lintas dengan terpaksa kami beristirahat lagi sekalian menunaikan sholat ashar dan kamipun belanja ke swalayan terdekat karena makanan telah habis.
Selama di perjalanan aku menghabiskan 7 botol mizone banyangkan??????malampun mulai menjemput dan target kami untuk sampai kesana sore hari tak tercapai karena kami banyak sekali beristirahat di perjalanan,ketika keluar daerah Sragen kami kesasar dan kami terpaksa harus bertanya,tapi nasib kami kurang beruntung kami malah salah orang untuk bertanya!!kami kira orang itu waras tapi ternyata orang itu sedang teler lalu orang itu memegang tangan Mbah Kakung sambil meminta uang,lalu kami terpaksa memberinya sedikit uang,padahal aku sudah memberitahu Papah agar cepat saja pergi,tapi Papah malah ngajak begurau dia ih….nyebelin
“Pah,cepet atuh kita teh ngejar waktu nih mau nyampe kapan kita teh?udah buruan pergi Pah,Kakak mah takut ih..”
Tapi permintaanku tak dengarnya,aku coba bicara lebih keras lagi
“Papah,cepet pergi dari orang goblok ini.Kaya orang bego aja nanya ke orang lagi teller!!cepet Papah!!!pergi...”
Papahpun segera menginjak gas dan mengikuti petunjuk si orang teller tadi,padahal diakan sedang teller
“tak mungkin omongannya bisa di percaya?ih,kaya orang tolol aja kita teh,mau-maunya aja kita di kibulik sama orang gila tadi ih...”
Lalu kami bertanya kepada orang yang benar-benar sangat waras dari orang tadi dan ternyata arah jalan yang di tunjukan orang sinting tadi bener…
”hah…gw sampe-sampe kagak percaya..ternyata orang sinting itu otaknya masih waras juga,padahal diakan lagi mabok?”
ketika di perjalanan kami melewati jalan dimana Alm.H.Sofan Sofian kecelakaan “pantas jalannya gelap orang pinggir-pingirnya juga pohon jati semua.”



3
Setelah itu kami memutuskan untuk berhenti kembali untuk makan malam di sebuah restoran mewah disana banyak sekali anak dari UNPAD yang akan menuju Bali dan aku dapat kenalan dengan anak Jakarta,tapi bodohnya ku mengapa aku tak menanyakan siapa namanya aku hanya berpandang-pandangan dengannya,lalu ketika kami hendak melanjutkan perjalanan aku sempatkan diri untuk melihat plat no.mobilnya dan ternyata…….cwo itu dari Jakarta,kayanya she dia anak dari golongan atas.
Kamipun melanjutkan perjalanan kembali dan sampailah kami di kota Madiun,tapi kami sempat nyasar karena arah yang biasa kami lewati di tutup karena ada kebakaran pasar jadi kami terpaksa harus muter arah dan sampailah kami di tempat Kakekku tercinta,tepat pukul 23.30 kami tiba di rumah Kakekku tercinta,disana kami disambut dengan lesu karena keluarga disana masih merasakan kepedihan kehilangan orang tuanya,akupun bisa merasakan itu tapi kata Ayahku kita tidak boleh menangisinya karena nanti takut-takut arwahnya tak tenang karena melihat keluarganya didunia sedih.Kamipun segera menurunkan barang-barang bawaan kami,lalu kami makan malam bersama.Setelah itu kamipun istirahat sejenak tadinya kami akan langsung berangkat lagi ke Bandung tapi tak mungkin,karena waktu sudah larut malam sekali.
Aku tak bisa tidur karena aku ingat kepada Kakekku,setiap aku akan tidur aku selalu disuguhi cerita-cerita menarik,dibacakan lantunan surat-surat pendek,tenang….terasa hatiku tapi apa sekarang semua itu sirna????hilang…pergi...jauh...jauh….sekali apa mungkin nanti dia akan kembali?? “ya tuhan apa salah Kakekku?mengapa kau ambil dia begitu cepat?ya tuhan kembalikanlah dia untukku ya Allah.”akupun larut dalam kesedihan dan tanpa disadari setetes demi setetes air mataku keluar lalu Nenekku memelukku dan mengatakan “biarkan Kakek pergi..pasti nanti Kakek akan sedih melihat kita menangisi kepergiannya..kita harus ikhlas menerima ini semua kita harus sabar,pasti Kakek bisa melihat kita disurga sana
”akupun meminta Nenek untuk bercerita tentang masa mudanya dan meminta untuk melantunkan surat-surat pendek,lalu Nenekpun bercerita dan sampai membuatku tertidur lelap sekali.
”Kongkorongok……..kongkorongok.”suara ayam telah membangunkan tidurku
“oh,masih jam setengah lima nanti lagi ah...”sahutku pelan tapi aku ingat aku akan kembali lagi ke Bandung jadi akupun lekas mandi ya walaupun airnya dingin sekali.Setelah mandi aku lekas memakai baju dan tak sempat bearkfeast jadi aku langsung pergi lagi ke Bandung tepat jam 05.15 kami berangkat
“hayu kak,udah siap belum?cepetan sekarangkan hari Sabtu bisi macet.” ajak A’Eko
“oh,iya A’sebentar dulu Kakak mau ngambil jaket dulu.” jawabku,
Lalu kamipun berpamitan kepada keluarga disana dan langsung pergi.Ketika di perjalanan kepalaku terasa pusing karena aku belum breakfast lalu kami mampir dulu ke sebuah swalayan untuk membeli makan ringan untuk mengganjal perut sementara,aku pun langsung menuju tempat minuman dan mengambil minuman isotonic sebanyak 10 buah,karena tanpa minuman itu aku tak bisa bepergian jauh,dan buktinya juga baru saja masuk kota Solo aku sudah menghabiskan 8 botol isotonic wow….luar biasa sekaliya??tapi tak ada rasa ingin kencing atau apalah
“Pah,lihat dulu bensinnya udah habis belum?”tanyaku
“oh,iya kita isi bensin dulu”jawab Papah.



4
Setelah mengisi bensin kami jajan es dawet hitam,uiwh…rasanya mantap sekali…pasti kalian kalau mencoba akan ketagihan lagi.Setelah kami jajan-jajan sedikit kami melanjutkan perjalana,ketika sampai di tugu perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat kami memutuskan unruk mencari makan,kamipun beristirahat di sebuah rumah makan dan kamipun makan.
Perutpun terisi,dan kamipun melanjutkan perjalan kembali,di tengah perjalanan kami diterjang hujan besar sekali untung saja kami sudah sampai kota Banjar,jadi terpaksa A’Eko-pun menjalanankan mobil dengan perlahan-lahan karena masih ada daerah yang rawan longsor dan banjir.Ketika kami sampai kota Ciamis hujan sempat reda dan A’Eko-pun melajukan mobil dengan kecepatan super cepat serasa naik bis kobutri.
Ketika di Malangbong hujan mulai deras kembali jadi A’Eko terpaksa memperlambat laju mobil,lagipula jalan disana sangat ngeri penuh dengan tikungan tajam,jalannya naik turun,banjir,banyak kendaraan yang mogok aku hanya bisa berdo’a agar aku di beri perlindungan oleh Allah SWT agar aku bisa sampai rumah dengan selamat.Finally aku sampai rumah dengan selamat.
Ketika aku hendak tidur aku teringat orang-orang yang berbondong-bongdong membawa jenazah hujan-hujanan,aku teringat kepada Kakek tapi aku tak boleh sedih berkelanjutan aku harus membuat Kakek bahagia karena tak ada gunanya aku menangisi kepergian Kakek.Sejak kejadian itulah aku paling benci hari “JUM’AT” dan aku benci sekali tanggal “14” karena hari dan tanggal itulah aku kehilangan Kakekku tercinta.Waktupun terus bergulir sampai tak terasa besok hari Senin saatnya aku sekolah bersama teman-teman dan menjalani hidup seperti remaja lainnya.
Ayah menelfonku dan memberitahuku agar aku nanti malam menginap di rumah Mamah lagi dan jangan sampai membawa masuk laki-laki kedalam rumah because Bu Rt Feby mah tukang ngegosip,comel,and batak dia selalu merasa bahwa diri dia yang paling benar dan paling berkuasa jadi tiap orang harus mengikuti dan mencontoh dia,ya kalau bisa di bilang dia tuh kaya Sandra ih…nyebelin banget tau enggak seh kalian ih…super-super nyebelin.”Kak feby…assalamualaikum..” suara teman-temanku memanggil akupun lekas membukakan pintu rumahku lalu aku lihat ada Bu Rt sedang ngejogrok di depan rumah gw,ih..pemandangan yang tidak mengenakkan untuk dilihat.
”Feb,kapan nyampenya?”sahut Bu Rt so perhatian
“waktu malem jam setengah delapan.”
“ada siapa di dalem?”
“ada temen,ada Yudha,Nina,Inung udah weh.emangnya kenapa?”
“oh…ya udah atuh kalau ada apa-apa entar ke rumah aja yah.” Ih…najis dah gw mah enggak mau da minta bantuan ke srigala berbulu domba itu ih….
Aku meminta bantuan teman-temanku untuk membereskan rumah,dan kamipun bergotong royong membersihkan rumahku.Kami merasa lelah sekali kami beristirahat sambil jajan kamipun tidur-tiduran di ruang tengah,kamipun tertidur lelap……sekali.
Tanpa disadari waktu telah menunjukan pukul 17.00,teman-temanku langsung pulang karena takut diceramahi oleh Ibu dan Ayahnya karena mereka main dari pagi pulang sore,tapi aku senang sekali mempunyai teman seperti mereka karena mereka sangat baik dan perhatian kepadaku,kami berteman sudah lama sekali jadi kamipun sudah tahu bagaimana karakter-karakter teman yang lain,biasanya kami kalau kemana-mana selalu berdelapan tapi sekarang kami sudah jarang ngumpul lagi karena masalah waktu dan sekolah,jadi kami jarang sekali berkumpul seperti dulu lagi.

5
“Kring…kring…kring…” suara alaram berbunyi dan membangunkanku dari tidur panjang semalam.aku teringat bahwa hari ini adalah hari Senin,saatnya aku sekolah,aku bergegas mandi dan sarapan pagi.
“huh…huh..” dengan nafas tersengal-sengal aku lari,
karena aku takut terlambat masuk kelas,bisa-bisa nanti aku di hukum oleh guru BP,tapi nasib sedang baik padaku kali ini.Badanku terasa masih capek sekali akupun beristirahat di ruang PMR sampai upacara selesai,KMB-pun dimulai,belajar kali ini biasa-biasa saja.Tadi Ayah menelfonku dan memberitahuku bahwa Ayah akan pulang sekarang dan akan sampai besok pagi,hatiku senang sekali menderang berita tersebut,aku segera membereskan rumah dengan rapih dan segera memasak yang special unuk menyambut kedatangan Ayah besok.Ayah sampai di rumah pukul 04.00 dan kelihatnya Ayah,Ibu,Shinta,dan Amel lelah sekali,jadi mau tidak mau akulah yang harus membereskan rumah dan memasak nasi.Aku diberitahu oleh Pak guru bahwa nanti hari Kamis aku di test karawitan dan harus memakai kebaya.
Hari Kamis telah datang dan saatnya aku di test karawitan untuk bernyanyi di depan kelas,sebenarnya ku tidak berani untuk bernyanyi di depan kelas,tapi aku sadari bahwa suaraku jelek sekali seperti radio butut yang di putar,uh….tak terbayang bagaimana nanti aku ditertawakan oleh teman-temanku semuanya.Hari ini sangat membuatku kesal sekali karena nenek grandong itu marah-marah tanpa sebab di kelas,bayangkan dia duduk di kursi guru dengan mendiktekan sebuah bacaan dan dengan nada membaca yang marah.Bu guru mengatakan bahwa kita boleh menulis boleh tidak terserah kita saja,ketika aku sedang ngobrol dengan temanku aku dimarahi Sandra,padahal aku ngobrolnya tidak keras-keras.
Banyakan memang siapa dia di kelas ini??memangnya dia guru apa??memangnya dia ketua murid apa??dia sama seperti kita semua…hanya,cuma,tak lebih dari sekedar siswa SMPN 1 Rancaekek betulakan??kalu saja Sandara tahu bahwa kita sekelas benci Sandra,andai dia tahu aku ingin melihat reaksinya apakah dia akan ngamuk atau mengadu kepada guru atau apalah.Semua orang bilang bahwa Sandra itu orangnya ingin menang sendiri,so’berkuasa,merasa diri dia yang paling benar,merasa paling lebih,merasa paling pintar,merasa paling cantik,sombong padahal apa??Sandra biasa-biasa saja,sama seperti aku dan siswa yang lainnya.
Aku sudah tidak memikirkan kejadian yang kemarin aku memikirkan bagaimana cara menyadarkan Sandra agar dia tidak senono lagi kepada aku dan teman-temanku.Hari ini hari Jum’at tepat seminggu Kakekku wafat,aku jadi kepikiran Kakek,oh..Kakek apakah kau bisa melihat aku disini??tadinya aku membenci hari Jum’at tapi justru bagiku hari Jum’at adalah hari yang menyenangkan karena aku dapat double kebahagiaan.
Kata Ayahku orang yang meninggal di hari Jum’at itu bagus,aku ingin jika nanti aku meniggal tepat hari jum’at tanggal 14 jam 05.00 agar aku bisa seperti kakekku.Aku bangga sekali memiliki Kakek seperti dia semoga saja arwah kakek diterima disisi-Nya amien……

Kutitip Rindu


Angin sampaikanlah rindu padanya, ridu yang amat mendalam dan tiada berujung . Rindu, ya rindu ini yang kurasakan hanya untukkmu kasih. Entah sampai kapan rindu ini berakhir. Apakah engkau sama merindukanku disana?  Ku yakin kau pun begitu karena kutahu kau adalah apa yang aku fikirkan.
Setiap malam tiba, asa ini sealu datang menghampiriku. Kulihat bintang bersinar, bulanpun  tersenyum padaku, mereka menjadi saksi bisu bahwa kita pernah melewati masa indah bersama. Entah kapan masa indah itu dapat terulang kembali. Dimana saat hanya ada aku dan kamu yang merasakan indahnya malam itu. Malam dimana kita berjanji untuk mengikat kasih yang selama ini kita jalin.
Semua berjalan begitu cepat, seperti air yang menyapu lumut dipinggiran. Namun perasaan ini tetap hanya untukmu. Perasaan sayang, cinta, rindu kupercayakan padamu. Andai kamu ada disini, bersama ku, disampingku saling membagi rasa ini. Namun aku percaya, jarak yang memisahkan kita adalah salah satu tanda bukti bahwa cinta kita sedang diuji dan kita mampu melawati itu semua. Entah sampai kapanpun kamu disana. Dan tiba saatnya kau untuk kembali, entah besok, lusa, atau kapan. Perasaan ini hanya tetap untukmu.
Dan tiba saatnya kau kembali ku harap kau datang hanya untukku, akan ku lepas semua asa ini. Akan ku persembahkan nyanyian terindah hanya utukmu. Akan ku ajak burung untuk menari bersama menyambut kedatangamu kasih

RINDU


RINDU

Kala mentari terbit dari ufuk barat kala itupun rinduku datang
Rindu yang tiada berujung
Dan entah harus kesiapa ku singgahkan rindu ini
Haruskah aku berlari dan terus berlari untuk mencari siapa yang kurindukan ini?
Haruskah ada derai air mata yang mengikuti setiap langkah perjalanan ku ini?
Tuhan, sungguh aku ingin mengutarakan rindu padanya
Rindu yang hanya dituju pada seseorang yang kusayangi
Namun mengapa begitu sulit untuk ku ucapkan
Seakan bibir ini tak beradaya hati ini lemah ragapun tak bernyawa
Haruskah ku pendam rasa rindu ini?
Sampai berapa lama aku memendam rasa rindu ini?
Tuhan, hanya dengan doa dan lantunan ayat suci-Mu aku utaran semua ini
Aku hanya dapat berpasrah keda-Mu tuhan
Semoga dia tahu betapa aku merindukannya
Betapa aku menyayanginya, betapa aku mencintainya
Ku ingin dia mengetahui semuanya, tanpa tiada satupun orang mengetahuinya





21-06-2012

YOGYAKARTA


YOGYAKARTA

Pulang kekota yang penuh dengan cerita
Menyusuri tepi jalan yang begitu ramai penduduknya
Asri, nyaman, damai, tentram tempatnya
Masih seperti yang dulu, setiap sudut kota meyapaku
Tepi jalan yang berada di persimpangan menghentikan langkahku
Ku lihat ramai kaki lima yang mulai menjajahkan ciri khasnya
Musisi jalanan yang sudah mulai beraksi
Membangkitkan kerinduanku akan kota ini
Kota dimana menjadi saksi perjalan hati ini
Hati yang dulu kosong kini telah terisi dengan segudang cerita
Walau kini semua itu tinggal kenangan
Namun derai senyumu yang abadi masih melekat dihati ini
Tugu menjadi saksi betapa indahnya kenangan kita
Kenangan yang tak mungkin bisa ku lupakan
Disinilah kita berjanji untuk mengikat hati kita
Disinilah kau membangkitkan semangat hidupku
Begitu banyak cerita yang telah kita lewati
Setiap sudut kota telah memberikan sejarah cinta kita
Yogyakarta…..

21-06-2012

Sabtu, 30 Juni 2012

6 Alasan Untuk Melepas Status Jomblo

Jomblo alias tidak punya pacar sering menjadi beban tersendiri bagi seseorang. Namun apakah semua beban akan hilang saat melepas status jomblo? Hmm, belum tentu. Berikut ini lima alasan yang salah bagi Anda untuk melepas status jomblo:

Tekanan teman
Semua teman sudah memiliki kekasih, hanya Anda yang belum. Karena itu, Anda harus memiliki kekasih sesegera mungkin. Sering kali alasan ini menyebabkan penilaian Anda terhadap calon kekasih menjadi tidak objektif bahkan terkesan asal pilih. Akhirnya, justru Anda tercipta masalah baru untuk diri sendiri. Anda malah menjadi lebih sering bersedih dan tertekan akibat salah pilih kekasih.

Pelarian
Memiliki kekasih yang baik memang menyenangkan. Ia mau mendengar keluh-kesah dan membantu melupakan masalah yang sedang mendera. Namun bukan berarti Anda harus segera mencari kekasih saat sedang dirundung masalah.

Perceraian orang tua, ditinggal menikah oleh mantan kekasih, kegagalan di tempat kerja, atau masalah lain yang menghadapi bukan alasan untuk sembarangan memilih kekasih.

Selesaikan masalah satu demi satu sebelum menimbulkan masalah baru. Tenangkan pikiran, jernihkan suasana sebelum memutuskan untuk menambah satu lagi potensi masalah dalam hidup Anda. Lagipula, tak tertutup kemungkinan ia lama-lama akan bosan dan pergi jika saban hari hanya mendengarkan Anda mengeluh.

Keuntungan pribadi
Punya pacar memang banyak manfaatnya, termasuk kenyamanan pribadi. Jangan ingin punya kekasih hanya karena ia punya mobil dan banyak waktu untuk mengantar-jemput Anda. Mendekati seseorang yang tidak Anda suka karena ayahnya merupakan bos di tempat kerja idaman bukanlah awal yang baik untuk memulai hubungan.

Dengan segala keuntungan dan kenyamanan yang didapat, Anda merasa mungkin bisa belajar mencintainya perlahan-lahan. Walau secara sadar Anda tahu dia bukanlah kekasih impian dari segi fisik maupun kepribadian. Percayalah, awalnya mungkin Anda bisa hidup dengan situasi ini. Namun lama kelamaan saat Anda bertemu orang lain yang lebih tepat, Anda akan ada dalam situasi yang tidak mengenakkan.

Tantangan
Memiliki kekasih karena tantangan tertentu juga sering dilakukan. Misalnya, adrenalin yang mendorong untuk berusaha memiliki pria terganteng yang menjadi incaran banyak wanita di kantor. Mencoba-coba memiliki kekasih yang mempunyai reputasi buruk atau bahkan mendekati seseorang hanya karena tantangan iseng dari teman.

Apapun itu, jika bukan didasari atas kecocokan, perkenalan dengan proses, serta perasaan alami yang muncul, hubungan tersebut belum tentu berjalan lancar. Setelah “menang” tantangan biasanya dorongan adrenalin pun berkurang. Si dia mungkin tak semenarik dahulu ketika Anda berusaha memenangkan hatinya. Anda lalu mudah bosan dan tanpa sadar telah mengorbankan perasaannya hanya untuk kepentingan pribadi.

Begitu juga dengan memilih kekasih reputasi yang kurang baik hanya karena Anda berharap bisa mengubahnya. Memiliki kekasih yang baik memang bisa membantu membuat seseorang menjadi lebih baik. Tapi Anda bukanlah malaikat yang selalu punya kewajiban untuk ikut memanggul beban semua orang. Setiap orang punya masalah masing-masing.

Putus asa
Kesepian dan tidak juga memiliki kekasih merupakan perangkap bagi Anda terjebak memilih orang yang salah. Anda mungkin bosan mendengar nasihat yang mengatakan jodoh Anda nanti akan datang. Anda juga sudah lelah menunggu dan ingin segera memiliki pasangan. Akhirnya, si dia yang kemudian tersedia pun tak ada salahnya dicoba untuk menjadi kekasih.

Hindari terlalu sering membuka daftar nama teman-teman lama yang bisa didekati ulang. Sebaiknya, jangan terlalu fokus pada kesendirian Anda. Cari kegiatan untuk mengisi waktu yang bisa meningkatkan potensi diri dan membuat Anda bahagia. Selain bermanfaat untuk peningkatan kualitas diri, kegiatan ini juga bisa membuka diri Anda terhadap lingkaran pergaulan yang baru. Anda pun tidak terjebak dalam lingkaran yang itu-itu saja yang membuat Anda putus asa.

Pilih kegiatan untuk mengembangkan hobi dan potensi. Tapi jangan langsung menganggap semua teman baru adalah calon kekasih. Jalani kegiatan dengan tujuan untuk membuat diri Anda lebih bahagia dan berkualitas. Jika sudah meninggalkan lorong kesepian, secara tak sadar Anda telah berubah menjadi pribadi yang berbeda yang percaya diri.

Pelengkap hidup
Anda merasa punya pasangan seperti suatu keharusan. Apalagi keluarga dan teman terus menanyakan absennya pasangan dalam hidup Anda. Pasangan bisa jadi pelengkap namun juga bisa jadi pemberat hidup jika tidak dipilih dengan baik.

Hanya karena secara fisik, mungkin si dia cukup pantas untuk dipamerkan sebagai kekasih. Namun berapa lama Anda bisa bertahan hanya dengan kelebihan itu saja? Potensi diri dan kualitas Anda tidak selalu dinilai dengan ada atau tidaknya kekasih. Coba pelan-pelan buka wawasan keluarga dan teman tentang prestasi dan potensi diri Anda lainnya.

Jika hanya sekadar menjadi pelengkap, belum tentu kehidupan cinta Anda akan menyenangkan. Dalam hati Anda masih gelisah dan terus mencari si dia yang sebenarnya sempurna untuk Anda. Hubungan semacam ini bisa jadi rawan masalah maupun ketidaksetiaan

Senin, 25 Juni 2012

Bahaya Hubungan di dunia Maya

Oleh: David Bême, Doctissimo

Sebagian orang menganggap hubungan di dunia maya sebagai wabah, sebagian lain pelampiasan fantasi. Tapi apakah hubungan tersebut menjadi ancaman bagi pasangan? Doctissimo mencoba mengupasnya.

Apa bisa dianggap berselingkuh?

Pada Kongres Tahunan British Society of Psychology, Dr Monica Whitty mepresentasikan penelitian dari 245 mahasiswa di sebuah universitas Irlandia*. Hasil penelitian menunjukkan, 51 persen responden menganggap hubungan romantis di Internet tanpa pertemuan fisik sudah tergolong perselingkuhan.

Pada saat yang sama, 84 persen menganggap pasangan akan merasa dikhianati jika mengetahui ada hubungan seperti itu. Lebih banyak perempuan menganggap bahwa hubungan di dunia maya dapat membahayakan sebuah hubungan konvensional. Di sisi lain, para peserta penelitian yang tidak melihatnya sebagai pengkhianatan, menganggap hubungan tersebut sebagai "persahabatan sederhana."

Mereka tidak menganggapnya sebagai perselingkuhan, "karena tidak ada hubungan seksual."

Para psikolog spesialis hubungan dunia maya menganggap bahwa hasil tersebut "menunjukkan bahwa pasangan harus menetapkan aturan untuk hubungan di dunia maya. Sebuah hubungan emosional, bahkan tanpa hubungan seksual, juga dapat merusak hubungan (...) Memang lebih mudah membenarkan hubungan di dunia maya, namun konsekuensinya, seperti hilangnya kepercayaan atau perasaan sakit hati, bisa sama merusaknya seperti perselingkuhan nyata."

Seks, kebohongan, dan Internet

Jadi, hubungan virtual sama merugikannya dengan perselingkuhan nyata... Atau, setidaknya, itulah kesimpulan yang ditemukan Dr. Monica Whitty dari University of Belfast. Setelah skandal Lewinsky, ada Monica lain yang memberikan kita definisi baru perselingkuhan di era digital. Apakah ini fenomena yang terjadi hanya di negara berbahasa Inggris?

Tidak juga, menurut Dr Alain Héril, psikoterapis dan terapis seks, yang pengalaman klinisnya di Prancis telah memberikan bukti kerusakan yang disebabkan oleh hubungan dunia maya:

"Wanita tertentu tidak bisa menghadapi menangani masalah ini dengan baik, sehingga membuat hubungan mereka putus. Mereka tidak terima pasangan mereka mengobrol intim dengan orang asing, dan menganggap ini sama dengan perselingkuhan tradisional. Dari sudut pandang mereka, kaum pria akan lebih cemburu jika ada indikasi bahwa hubungan di dunia maya tersebut semakin intim."

Murni fantasi atau masuk ke kehidupan nyata?

Sebanyak 800 ribu pengguna Internet di Prancis menggunakan layanan kencan dunia maya, menurut penelitian Netvalue. Di antara para pengguna, "bermesraan di dunia maya" bisa menjadi aktivitas yang semakin sering dilakukan, meski sulit menemukan statistik yang dapat terpercaya dalam hal ini.

"Hubungan semacam ini sudah ada sejak diciptakannya Minitel (sebuah layanan dunia maya untuk mengirim pesan pada zaman pra-Internet dan ditampilkan di sebuah monitor, yang dibuat pada 1982) di Prancis, tapi dengan lahirnya web, fenomena ini benar-benar menjamur. Semakin modern, bentuk komunikasi ini sekarang memiliki gambar yang lebih baik dari leluhurnya, yang beralih dari hal-hal yang hanya terlarang menjadi pornografi," jelas Dr. Alain Héril.

Apakah mereka yang berselancar di Internet ingin mencari apa yang hilang dalam hubungan yang tidak memuaskan? Dr. Mireille Bonierbale berpikir demikian. "Dengan melarikan diri dari pasangan melalui hubungan imajiner dan tidak melalui perselingkuhan yang sebenarnya, orang tersebut berusaha untuk mencari pengganti sesuatu yang hilang dalam hubungan mereka di dunia nyata. Ironisnya, kompromi psikologis ini akan memungkinkan beberapa pria untuk menemukan semacam keseimbangan sempurna dalam hidup. Oleh karena itu, hubungan virtual menggambarkan sebuah kehidupan nyata. "

Tapi Alain Héril tidak menyetujui hal ini, yang menurutnya harus dikurangi: "Di bawah pengaruh moral Yahudi-Kristen, tampaknya masih sulit membayangkan phantasmagoria (berbaurnya rentetan gambar, citra, figur-figur yang menipu penglihatan, hingga kita susah membedakan yang nyata dan tidak) di luar pasangan kita. Namun demikian, imajinasi tersebut bisa memuaskan hasrat. Dan dunia maya bisa menjadi pemicu yang kuat untuk pemuasan fantasi seseorang. Bahkan jika hubungannya benar-benar memuaskan, pria tetap menjadi makhluk yang suka berfantasi."

Menerima hubungan rahasia pasangan di dunia maya

Jika melihat perubahan tertentu dalam diri pasangan Anda, apakah Anda menjadi curiga? Apa yang akan Anda lakukan sebelum kecemburuan menjadi masalah besar? "Anda harus membicarakan masalah ini, tanpa menyerang pihak lain dan menempatkan dia dalam posisi yang defensif," ujar Dr. Mireille Bonierbale.

Dr. Monica Whitty menyarankan bahwa, sebelum mulai untuk membahas topik-topik terlarang, Anda harus menetapkan beberapa aturan, sehingga kebebasan setiap individu masih terjaga pada kedua belah pihak. "Ini adalah sebuah solusi, tapi meski sudah ada kesepakatan, tidak mengherankan jika orang masih penasaran dengan apa yang pasangannya lakukan. Anda tidak pernah mencapai keseimbangan yang sempurna," Dr. Alain Héril menyimpulkan.

Jadi, apakah hubungan di dunia maya adalah tanda ada masalah terselubung dalam hubungan, atau itu hanya pelampiasan untuk fantasi individu? Aturan yang paling penting di sini adalah tidak menyakiti pasangan dengan melakukan permainan yang kejam dan tidak wajar, atau untuk malah jadi kecanduan.

"Dunia maya adalah sebuah pemicu untuk fantasi, yang mungkin dipilih beberapa orang sebagai sebuah kenyataan, supaya mereka dapat mewujudkan semua keinginan mereka. Dengan cara ini, imajinasi dan fantasi harus secara teratur dibandingkan dan dikontraskan dengan kenyataan agar tidak menjadi hal yang merusak," ujar Alain Héril. 

Beberapa pasangan bisa saling mendapat keuntungan dari hubungan di dunia maya ini. Dengan melakukannya bersama, kegiatan ini benar-benar dapat merangsang gairah seksual.

Pada akhirnya, ini semua bergantung pada diri masing-masing untuk membedakan antara hubungan virtual dan nyata, sehingga beberapa klik tidak berakhir dengan tamparan!

*Konferensi Tahunan 2004 - British Psychological Society - 18 April 2004.

Membangun Hubungan Cinta yang Sehat

Layaknya tubuh kita, hubungan cinta juga perlu dijaga kesehatannya agar tetap berjalan dengan lancar. Ini beberapa langkah untuk menjaganya.

1. Dua arah
Hubungan yang sehat dibangun oleh dua orang. Menjaganya pun memerlukan dua orang tersebut untuk berkompromi, toleransi, berkontribusi dan saling menjaga. Jika hanya salah satu yang melakukannya, maka hubungan cinta akan berjalan timpang, tak seimbang.

2. Menerima
Mencintai berarti menerima pasangan seutuhnya termasuk kekurangannya. Kehadiran Anda untuk pasangan adalah untuk 'menyempurnakannya'. Begitu pula sebaliknya. Tak ada individu yang sempurna, termasuk Anda, jadi jangan pernah menuntut pasangan untuk menjadi orang yang sempurna (versi Anda).

3. Sabar
Hubungan yang sehat dibangun tidak dengan instan. Masa penyesuaian pada hubungan butuh waktu. Jangan buru-buru mengambil keputusan apalagi dalam keadaan emosi. Pikirkan seluruh langkah dengan matang.

4. Menghargai privasi

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang bisa menghargai privasi satu sama lain. Anda dan pasangan tetap membutuhkan waktu untuk diri sendiri. Menghabiskan waktu tanpa pasangan dengan dasar saling percaya justru merupakan tanda bahwa Anda tengah menjalani hubungan yang sehat dan berfondasi kuat.